<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>swaraunib.com</title>
	<atom:link href="http://www.swaraunib.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.swaraunib.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 05:26:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>UNIB Gelar Pelatihan Student Advisory Center</title>
		<link>http://www.swaraunib.com/unib-gelar-pelatihan-student-advisory-center/</link>
		<comments>http://www.swaraunib.com/unib-gelar-pelatihan-student-advisory-center/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 05:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.swaraunib.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Kemahasiswaan Unib Gelar Pelatihan Student Advisory Center PENINGKATAN kemampuan intelektual mahasiswa harus diiringi dengan peningkatan pengetahuan lainnya. Karena itu, selain menggenjot pengembangan akademik, Universitas Bengkulu juga terus melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi pengembangan keterampilan dan kreativitas mahasiswa. Salah satu &#8230; <a href="http://www.swaraunib.com/unib-gelar-pelatihan-student-advisory-center/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;">Kemahasiswaan Unib Gelar Pelatihan Student Advisory Center</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>PENINGKATAN</strong> kemampuan intelektual mahasiswa harus diiringi dengan peningkatan pengetahuan lainnya. Karena itu, selain menggenjot pengembangan akademik, Universitas Bengkulu juga terus melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi pengembangan keterampilan dan kreativitas mahasiswa. Salah satu kegiatan yang baru saja dilaksanakan adalah pelatihan <em>Student Advisory Center</em> (SAC).</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pelatihan yang dimotori Bagian Kemahasiswaan Unib tersebut berlangsung sehari, Selasa (6/12), bertempat di ruang rapat utama gedung rektorat. Pelatihan ini diikuti 60 mahasiswa yang merupakan perwakilan pengurus BEM Universitas, BEM Fakultas, UKM, HIMA dan organisasi mahasiswa lainnya selingkung Unib maupun perwakilan dari universitas lain seperti dari Unived, Unihaz dan UMB.<span id="more-28"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan yang bertajuk “Pengembangan Organisasi Mahasiswa” itu dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor Unib Bidang Kemahasiswaan H. Hutapia Wazir, SE, ME dan dihadiri Kepala Bagian Kemahasiswaan Unib Dra. Umda Tussabat, para Kepala Sub Bagian dan unsur-unsur terkait lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Usai dibuka secara resmi oleh PR III Unib, para peserta pelatihan diberikan sejumlah pengetahuan terkait pengembangan organisasi, yaitu materi tentang Karakter dan 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan Hutapia Wazir, SE, ME, kemudian tentang Motivasi Organisasi Mahasiswa dijabarkan dosen Fakultas Pertanian yang  pernah menjabat PR 3 Unib Prof. Dr. Agr. Johan Setianto.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikutnya setelah Ishoma, para peserta juga mendapat pengetahuan dari para narasumber yang ahli di bidangnya yaitu tentang Ketahanan NKRI yang disampaikan Mayor. Inf. Deksi Van Toni, SH dari unsur TNI, dan materi tentang Peran Organisasi Mahasiswa dalam Menghadapi Isu-isu Aktual di dalam Masyarakat dijabarkan Dr. Elektison Somi, SH, M.Hum, serta Komunikasi dalam Berorganisasi dijabarkan Mas Agus Firmansyah, S.Sos, M.S. Kedua pembicara terakhir adalah dosen Fakultas Hukum Unib dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unib.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantauan Tim Humas, secara umum kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Bagian Kemahasiswaan Unib itu berlangsung tertib dan lancar serta disambut antusias oleh para mahasiswa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.swaraunib.com/unib-gelar-pelatihan-student-advisory-center/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisuda Periode ke-65, Unib Luluskan 753 Orang</title>
		<link>http://www.swaraunib.com/wisuda-periode-ke-65-unib-luluskan-753-orang/</link>
		<comments>http://www.swaraunib.com/wisuda-periode-ke-65-unib-luluskan-753-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 05:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.swaraunib.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Wisuda Periode ke-65, Unib Luluskan 753 Orang UNIVERSITAS BENGKULU kembali menambah jumlah alumni, sebelumnya (per Juli 2011) hanya 31.189, kini bertambah 753 orang sehingga totalnya menjadi 31.924 orang. Ke 753 orang tersebut diwisuda pada Rapat Paripurna Terbuka Senat Universitas Bengkulu &#8230; <a href="http://www.swaraunib.com/wisuda-periode-ke-65-unib-luluskan-753-orang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;"><strong>Wisuda Periode ke-65, Unib Luluskan 753 Orang</strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>UNIVERSITAS BENGKULU </strong>kembali menambah jumlah alumni, sebelumnya (per Juli 2011) hanya 31.189, kini bertambah 753 orang sehingga totalnya menjadi 31.924 orang. Ke 753 orang tersebut diwisuda pada Rapat Paripurna Terbuka Senat Universitas Bengkulu dalam rangka wisuda periode ke-65 yang berlangsung hari ini (14/12) di Gedung Serba Guna (GSG) Unib.</p>
<p style="text-align: justify;">Data dihimpun Tim Humas Unib, wisudawan dan wisudawati periode ke-65 terdiri dari program reguler sebanyak 675 orang, dengan rincian 318 orang program S-2, 330 orang program S-1 dan 27 orang dari program Diploma. Kemudian dari program S-1 non reguler sebanyak 78 orang. Rata-rata lama studi lulusan adalah 1 tahun 11 bulan untuk S-2, dan 4 tahun 10 bulan untuk S-1, dengan rata-rata IPK untuk S-2 sebesar 3,5 dan S-1 sebesar 3,1.<span id="more-25"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ke 753 orang lulusan itu berasal dari Fakultas Ekonomi (FE) 136 orang, Fakultas Hukum (FH) 56 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 88 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 321 orang, Fakultas Pertanian (FP) 72 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 39 orang, dan dari Fakultas Teknik (FT) sebanyak 41 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada wisuda periode ini, lulusan dengan predikat “Dengan Pujian” untuk program S-2 berjumlah 88 orang. Lulusan “Dengan Pujian Terbaik” dari program S-2 berhasil diraih Ruswanto, Konsentrasi Teknologi Pendidikan, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ia berasal dari Universitas Muhamadiyah Bengkulu, putra dari Bapak Soepardjo dan Ibu Soewarni, suami dari Ibu Aprih Sarworini, S.PAK, dengan IPK 4,00.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian pada program S-1, jumlah lulusan “Dengan Pujian” berjumlah 21 orang, dengan predikat “Terbaik” adalah Dela Anjelawati dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Alumni SMA Negeri 6 Kota Bengkulu yang merupakan putri dari Bapak Suherman dan Ibu Eriwati ini berhasil meraih IPK 3,86.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan lulusan termuda Universitas Bengkulu kali ini yaitu Lisa Heriyanti dari Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Lisa merupakan alumni MAN 2 Lulublinggau, putri dari Bapak Heru Waluyo dan Ibu Lili Sumarni dengan IPK 2,76. Ia lahir di Lubuklinggau tanggal 6 Januari 1991, saat ini usianya baru 20 tahun 11 bulan 6 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantauan Tim Humas Unib, dari awal hingga akhir, prosesi wisuda berjalan tertib dan lancar. Selain para anggota Senat Universitas Bengkulu, tampak hadir dan duduk di kursi undangan adalah sejumlah pejabat unsur Muspida Provinsi Bengkulu, para orang tua dan di luar gedung tampak diramaikan ribuan keluarga wisudawan dan wisudawati.</p>
<p style="text-align: justify;">Para wisudawan dan wisudawati sendiri tampak antusias, sumringah, sukacita dan bangga mengikuti prosesi wisuda. Bagi mereka, dengan wisuda ini berarti satu langkah dari perjuangan hidupnya sudah berhasil digapai. Selamat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.swaraunib.com/wisuda-periode-ke-65-unib-luluskan-753-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Pada Dosen yang Baru Kembali dari Studi S-2 dan S-3</title>
		<link>http://www.swaraunib.com/selamat-pada-dosen-yang-baru-kembali-dari-studi-s-2-dan-s-3/</link>
		<comments>http://www.swaraunib.com/selamat-pada-dosen-yang-baru-kembali-dari-studi-s-2-dan-s-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 05:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.swaraunib.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN mewisuda 753 lulusan baru, Rapat Paripurna Terbuka Senat Universitas Bengkulu yang berlangsung di Gedung Serba Guna Unib, Rabu (14/12), juga menerima belasan staf dosen yang baru kembali dari studi S-2 dan atau S-3.  Dalam pidatonya, Rektor Unib Prof. Ir. &#8230; <a href="http://www.swaraunib.com/selamat-pada-dosen-yang-baru-kembali-dari-studi-s-2-dan-s-3/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">SELAIN mewisuda 753 lulusan baru, Rapat Paripurna Terbuka Senat Universitas Bengkulu yang berlangsung di Gedung Serba Guna Unib, Rabu (14/12), juga menerima belasan staf dosen yang baru kembali dari studi S-2 dan atau S-3.  Dalam pidatonya, Rektor Unib Prof. Ir. H. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph.D atas nama sivitas akademika dan karyawan mengucapkan selamat datang kepada para dosen tersebut dan selamat bekerja kembali di kampus Universitas Bengkulu. “Ilmu yang telah Saudara peroleh terbuka lebar untuk diterapkan bagi kemajuan dan peningkatan prestasi dan prestise Universitas Bengkulu di masa depan,” ujar Rektor.  <span id="more-23"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kepada para dosen yang baru kembali dari studi itu, Rektor berpesan agar dapat bekerja dengan efisien, serius, mandiri dalam kemitraan, tulus ikhlas, dan berorientasi untuk yang terbaik, sehingga mampu bersaing baik pada tingkat nasional maupun internasional.  Rektor juga mengatakan, berbagai program kompetitif banyak ditawarkan kepada para dosen seperti block grant, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penulisan buku ajar, dan sebagainya. “Berbagai tawaran itu perlu direbut dan dimenangkan oleh kreativitas dan daya saing Saudara.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kontribusi Saudara inilah Universitas Bengkulu dapat berprestasi meraih kejayaan,” tukas Prof. Zainal Muktamar.  Data dihimpun Tim Humas Unib, para dosen yang baru kembali dari studi S-2 dan S-3 tersebut, yakni : Dr. Osa Juarsa, M.Pd, jenjang strata S-3, spesialisasi Pendidikan IPS dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung; Dr. Suhartono, M.Pd, jenjang strata S-3, spesialisasi Pendidikan Bahasa dari Universitas Negeri Jakarta; Dr. Ir. Abimanyu Dipo Nusantara, M.P, jenjang strata S-3, spesialisasi Ilmu Pengetahuan Kehutanan dari Institut Pertanian Bogor;  Kemudian Dr. Gunggung Senoaji, S.Hut, M.P, jenjang strata S-3, spesialisasi Ilmu Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta; Dr. Drs. Akhmad Muslih, M.Hum, strata S-3, spesialisasi Hukum Perdata/Perundang-Undangan Islam dari Universitas Brawijaya, Malang; Dr. Hamzah, SH, M.H, jenjang strata S-3, spesialisasi Hukum Pidana/Kejahatan Koorporasi dari Universitas Brawijaya, Malang;  Berikutnya, Syafdi Maizora, M.Pd, jenjang strata S-2, spesialisasi Pendidikan Matematika dari Universitas Negeri Padang; Effie Elfrida Muchlis, M.Pd, jenjang strata S-2, jenjang spesialisasi Pendidikan Matermatika dari Universitas Negeri Padang; Afdhal Kurniawan, M.ST, M.T, jenjang strata S-2, spesialisasi Teknik Mesin Konversi Energi dari Institut Teknologi Bandung; Yenny Sariasih, SP, M.Si, jenajng strata S-2, spesialisasi Fitopatologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;  Dan Novi Hendrika Jaya Putra, S.Sos, MPSSp, jenjang strata S-2, spesialisasi Pengembangan Masyarakat dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial, Bandung; Drs. Cucu Syamsudin, MPPSp, jenjang strata S-2, spesialisasi Pengembangan Masyarakat dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial, Bandung. Selamat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.swaraunib.com/selamat-pada-dosen-yang-baru-kembali-dari-studi-s-2-dan-s-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Radio</title>
		<link>http://www.swaraunib.com/radio/</link>
		<comments>http://www.swaraunib.com/radio/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 15:43:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swaraunib.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Swaraunib.com &#124; Radio &#124; Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini &#8230; <a href="http://www.swaraunib.com/radio/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Swaraunib.com</strong> | <strong>Radio</strong> | <strong>Radio</strong> adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).</p>
<p><strong>Gelombang radio</strong><br />
Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.<span id="more-7"></span></p>
<p>Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat.</p>
<p>Ketika gelombang radio dipancarkan melalui kabel, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Hal ini kemudian dapat diubah menjadi signal audio atau lainnya yang membawa informasi.</p>
<p>Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa frekuensi radio merupakan gelombang elektromagnetik yang diperuntukkan bagi penyiaran dan merambat di udara serta ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan, merupakan ranah publik dan sumber daya alam terbatas. Seperti spektrum elektromagnetik yang lain, gelombang radio merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Perlu diperhatikan bahwa gelombang radio berbeda dengan gelombang audio.</p>
<p>Gelombang radio merambat pada frekuensi 100,000 Hz sampai 100,000,000,000 Hz, sementara gelombang audio merambat pada frekuensi 20 Hz sampai 20,000 Hz. Pada siaran radio, gelombang audio tidak ditransmisikan langsung melainkan ditumpangkan pada gelombang radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi (FM).</p>
<p>Meskipun kata &#8216;radio&#8217; digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.</p>
<p><strong>Penemuan gelombang radio</strong><br />
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.</p>
<p>Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi.</p>
<p>Adalah Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.</p>
<p><strong>Penggunaan radio</strong><br />
Banyak penggunaan awal radio adalah maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dan darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanic pada 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat mendaftar yang terselamatkan.</p>
<p>Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Empat belas Pokok Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang.</p>
<p>Siaran mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an.</p>
<p>Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar].</p>
<p>Sekarang ini, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Baca sejarah radio untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p>Sebelum televisi terkenal, siaran radio komersial termasuk drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak hanya berita dan musik saja. Lihat pemrograman radio.<br />
(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.swaraunib.com/radio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

