Category Archives: Musik Indo

Cakra Khan OST ” Rudy habibie”

RudyHabibie-Teaser-LiftUp-FINALMyMusic Records  – Sebuah kisah masa muda sang visioner: RUDY HABIBIE sebelum dia di kenal sebagai teknokrat dan presiden Republik Indonesia Ke-3: B.J. Habibie. Rudy sangat ingin membuat pesawat untuk memenuhi pesan almarhum Papinya: “MENJADI MATA AIR”, menjadi berguna untuk orang banyak. Tapi di atas hanya arus membuat keluarga nya berkorban karena dia harus kuliah di RWTH Aachen, Jerman Barat. Di sana Rudy hidup dalam kondisi terbatas, rasa rindu rumah, dan belajar soal arti persahabatan, cinta, juga pengkhianatan bersama para mahasiswa Indonesia yang baru dikenal nya di sana.

Tembang ‘Mencari Cinta Sejati’ kian mengukuhkan Cakra Khan sebagai spesialis penyenandung asmara. Kali ini, dengan suara khasnya yang serak dan berat, Cakra menyuguhkan beda yang teramat beda. Karya Melly Goeslaw dan Anto Hoed ini, memang bukan karya mudah untuk dinyanyikan. Tapi Cakra mampu melakoninya. Terbukti  komposisi indah yang dijadikan soundtrack film ‘Rudy Habibie (Habibie & Ainun 2)’ tersebut, terasa mulus mengalir lewat tarikan vokalnya.

Mengandalkan instrumen piano di awal lagu, ‘Mencari Cinta Sejati‘ menawarkan kesan syahdu dan misterius. Di titik inilah pendengar seolah dibawa ke sebuah suasana sendu, pasrah sekaligus ketegaran. Terlebih hasil akhir kualitas audio yang tak diragukan karena tak tanggung-tanggung proses mastering lagu ini dilakukan oleh Mark Sherry di Outburst Studios (Scotland,UK).

Dan, misteri itu akhirnya terkuak di kala reffrain terlantun. Saat di mana balutan instrumen musik berpadu rapi dengan lirik yang tersaji.

kau dan aku tak bisa bersama

bagai syair lagu tak berirama

selamat tinggal kenangan denganmu

senyumku melepaskan kau pergi

Penggalan lirik tadi menjadi jawaban dari lagu ini. Yakni menceritakan bagaimana kita menghargai suatu pertemuan dan perjalanan. Walaupun itu harus berakhir, haruslah berakhir dengan indah. Karena menjadi bekal dan semangat untuk mencari Cinta yang sejati. Dan, Cakra merangkumnya begitu apik lewat vokal yang ‘bergemerisik’.

Selaras dengan filmnya ‘Rudy Habibie (Habibie & Ainun 2)’ maka lagu ini menjadi magnet kuat. Di mana, alur kisahnya bercerita tentang masa muda Presiden RI ke-tiga saat kuliah di Jerman. Hidup serba terbatas, juga rindu Tanah Air, dan pengkhianatan para mahasiswa Indonesia yang baru dikenalnya di sana menjadi problema tersendiri.

Di Jerman pula, seorang gadis memanah hatinya. Dan, apa daya harus dilepaskan dengan berat hati lantaran adanya perbedaan yang bagai jurang nan curam. Segala kegundahan Habibie tadi, semua terangkum dalam lagu ‘Mencari Cinta Sejati’.

Cakra menangkap dengan jeli segala gundah tadi. Tak berlebihan kiranya, jika menyebut Cakra kali ini beda. Sebab ia bukan lagi sekadar menyanyi tapi menghayati dan tentunya membuat haru biru para pendengar musik Indonesia. Semoga karya ini bisa diterima dengan baik

Afgan Keluarkan Single ” Kunci Hati”

Curhatan-Afgan-Ketika-Dirinya-Pernah-Di-Bully-Saat-Masih-Sekolah
Afgan Keluarkan Single ” Kunci Hati”

Trinity Optima Production –  Setelah 8 tahun malang melintang di dunia tarik suara, Afgansyah Reza atau yang akrab dipanggil AFGAN, semakin menunjukan talentanya yang luar biasa. Karya-karya indah yang dikeluarkan Afgan selalu menyentuh hati para pencintanya baik di dalam maupun diluar negeri.

Semakin menguatkan eksistensinya di dunia blantika musik Indonesia, kini Afgan sedang mempersiapkan album keempatnya. Album yang rencananya akan di rilis pada awal bulan Agustus 2016 mendatang, Album ini akan menjadi album yang istimewa karena selain Afgan bekerjasama dengan beberapa musisi handal seperti Alam Urbach, Rian D’Masiv, Inu Numata, Afgan juga melibatkan beberapa musisi internasional yaitu Mark Hill, seorang musisi yang pernah memproduseri penyanyi kelas internasional, seperti Craig David dan Ed Sheeran, serta penyanyi kawakan Malaysia, Sheila Madjid.

Album keempat ini dibuat dalam masa penantian Afgan. Sejak album ‘L1ve to Love, Love to L1ve’, Afgan sudah tiga tahun tidak mengeluarkan album ke pasaran.Ini juga sekaligus menandai 8 tahun perjalanan kariernya di dunia musik Indonesia. Album yang rencananya diberi nama ‘Sides‘ ini digarap dengan serius Afgan yang ingin menampilkan sisi lain dirinya. Afgan bahkan sempat menjalani workshop ke Swedia untuk menyempurnakan album terbarunya ini.

Setelah single “Knock Me Out” dan single duet “Percayalah” bersama Raisa yang rencananya juga akan hadir di album terbarunya nanti, Afgan kini kembali merilis single yang berjudul “Kunci Hati”. Lagu yang diciptakannya sendiri bersama seorang musisi muda berbakat yang juga sahabatnya, Inu Numata. “Lagu ini saya buat bersama sahabat saya, Inu Numata. Kita bikin lagu ini sekitar tahun 2015 lalu. Prosesnya pembuatannya ga terlalu lama ya karena dari awal kita emang pengen buat sesuatu yang simple dan melodius. Ga terlalu ribet tapi bener-bener mewakili pesan dari liriknya”, ujar Afgan.

Lagu yang indah secara lirik dan mengagumkan dari segi musik ini, sebenarnya menampilkan kisah yang sederhana dan rasanya hampir pernah dialami semua orang yaitu jatuh cinta. “Menurut saya, it’s actually a simple song. Lagu ini meaningfulbanget. Karena semua orang mempunyai perspektif yang berbeda-beda tentang cinta,momen dimana kita bertemu dengan ‘the one’ yang bisa merubah segala perspektif kita tentang cinta menjadi lebih indah lagi”, jelas Afgan.

Untuk penggarapan musik di lagu ini rupanya memakan waktu yang tidak sebentar. “kita sempet kirim strings-nya untuk direkam di Praha. Itu yang bikin waktunya jadi sedikit agak lambat. Tapi proses rekamannya sebenarnya cukup menantang, Karena lagu seperti ini termasuk lagu yang baru buat saya, Karena saya biasanya lagu ballad yang bisa dibilang grandeyah. Lagunya sedikit minimalis. Awalnya ada kesusahan, tapi Alhamdulillah bisa diatasi”, tutur Afgan tentang proses rekamannya.

Lagu ini rencananya akan dirilis bertepatan dengan Konser Afgan “SIDES” Indonesia Tour 2016 yang diadakan di Trans Convention Centre-Bandung pada tanggal 14 Mei 2016 nanti. Dan lagu ini akan diperdengarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia sekaligus dinyanyikan secara Live pertama kali oleh Afgan pada saat konser tersebut. “Harapan saya semoga single ini bisa memberikan kebahagiaan untuk semua yang mendengar. Karena menurut saya lagu ini sedikit heart-felt dan heart-warming. Dan pastinya saya harap lagu ini bisa diterima seperti lagu-lagu saya sebelumnya”, ungkap Afgan.

Konser Afgan “SIDES” Indonesia Tour 2016 ini rencananya akan hadir di 5 kota yaitu Bandung, Surabaya, Makassar, Medan dan Banjarmasin. Untuk kota pertama yaitu Bandung, konser ini akan menghadirkan bintang tamu seorang Diva Indonesia sekaligus sahabat Afgan, Rossa. Tak banyak yang tahu, tur konser ini merupakan konser tur pertama yang dijalani Afgan sepanjang kariernya. “Tur ini adalah introduction dari album baru saya nanti. Saya ingin fans tahu dari sini, bagaimana gambaran albumnya”, tutup Afgan.

 

Kunci HatiLyric

Teringat pada saat itu

Tertegun lamunanku melihatmu

Tulus senyumanmu

Sejenak tenangkan

Hatiku yang telah lama tak menentu

 

Rasa sepi yang telah sekian lama

Selimuti ruang hati yang kosong

Perlahan tlah sirna

Bersama hangatnya

Kasihmu yang buatku percaya lagi

 

Dan ku akui

Hanyalah dirimu

Yang bisa merubah segala

Sudut pandang gila

 

Yang kurasakan tentang cinta

Yang selama ini menutup pintu hatiku

Yang kini tlah kau buka

 

Disaat ku sudah lelah mencari

Disaat hati ini tlah terkunci

Kau datang membawa

Seberkas harapan

Engkau yang memiliki kunci hatiku

 

Dan ku akui

Hanyalah dirimu

Yang bisa merubah segala

Sudut pandang gila

Yang kurasakan tentang cinta

Yang selama ini menutup pintu hatiku

Yang kini tlah kau buka

 

Tiada kata yang mampu

Utarakan betapa indah

Ijin kan ku tuk selalu

Berada disampingmu

Composed by AFGAN, INU NUMATA 

Lyrics by AFGAN

Sambut Puasa Group Band Noah Rilis Single Religi “Sajadah Panjang”

NoahMusica Studio’s – Dalam rangka Sambut Puasa Group Band Noah Rilis Single ReligiSajadah Panjang” single ini lagu ini pernah dipopulerkan oleh artis Legendaris Indoensia ya itu Bimbo, bagaimanakah ditangan musisi muda dan berbakat ini single Sajadah Panjang ini akan dibuat ?

Kekuatan lirik dan musik kerap membuat kita terdiam sejenak. Merenung akan makna yang terkandung di dalamnya. Lirik yang kuat dengan balutan musik yang sesuai menjadi doa lain yang bisa menyentuh hati banyak orang. Kekuatan musik tak terbatas. Melintas batas menjadi energi spiritual yang abadi.

Menyambut bulan suci Ramadan 2016 ini Ariel, Uki, Lukman dan David dari NOAH dan Musica Studio’s merilis single yang selama ini begitu populer. “Sajadah Panjang,” Sebuah lagu lama dari Bimbo yang mereka bawakan tahun 1984 dengan lirik dari pujangga dan sastrawan Indonesia, Taufik Ismail. NOAH mencoba membuat tafsir ulang lagu dengan lirik luar biasa penuh makna ini menjadi komposisi baru yang indah dengan bungkus musik yang menawan. Alunan piano yang sejuk menempel lekat pada vokal Ariel yang seperti ikut berdoa, bersujud,  dan memohon ampun pada Tuhan sang pencipta.

 “Semoga lagu ini menjadi komposisi yang bisa diterima di Musik Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan menjelang dirilisnya album NOAH Sings Legends,’ kata Indrawati Widjaja dari Musica Studio’s. Untuk  pemilihan lagu “Sajadah Panjang” sendiri menurut Indrawati Widjaja dari Musica Studio’s menjadi yang pertama bagi NOAH untuk merilis lagu dengan tema religi. “Kebetulan 2 tahun belakangan ini kami merasakan kalau lagu “Sajadah Panjang” yang di populerkan Bimbo ini sangat pas dan sesuai kalau di nyanyikan kembali oleh NOAH. Harapan kami lagu “Sajadah Panjang” ini bisa diterima dengan baik. Lagu yang sangat bagus, terkenal dan bermakna dalam,  Demikian pula NOAH yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Dengan kolaborasi ini semoga dapat diterima oleh para pecinta musik di Indonesia, khususnya warga Muslim di Indonesia.

Menurut gitaris Uki mewakili NOAH,  “Lagu ini akan masuk album NOAH Sings Legends. Kebetulan keluarnya pas mendekati bulan puasa, jadi single pertamanya dipilih “Sajadah Panjang”. Lagu ini dulu pernah dibawain sama NOAH juga, jadi sekarang diaransmen ulang buat album.”

Menurut NOAH sudah waktunya saat ini mereka memberikan penghargaan kepada karya musik dari para legenda abadi musik Indonesia Sejarah musik pop Indonesia harus bisa selalu dikenang di tanah air tercinta, yaitu salah satunya dengan cara diperdengarkan kembali oleh band yang banyak digemari di Indonesia seperti NOAH.

NOAH berhasil menghasilkan kompisisi “Sajadah Panjang” memiliki nyawa baru dengan aransemen musik menawan dan megah. Semoga komposisi ini bisa diterima dengan baik di musik Indonesia. Juga menjadi doa yang menemani bulan Ramadan dan Lebaran tahun 2016 ini. Sajadah Panjang / Musik: NOAH / Lirik: Djaka Bimbo & Taufiq Ismail

Marcell – Belahan Jiwaku

Marcell SiahaanVMC Music & Entertainment – Marcell Siahaan, atau Marcell, adalah seorang penyanyi solo pria, drummer dan juga aktor asalIndonesia yang namanya mulai dikenal di dunia industri hiburan Indonesia sejak berduetdengan Shanty di lagu “Hanya Memuji” ciptaan Melly Goeslaw pada tahun 2002.

Pada pertengahan tahun 2015 lalu Marcell merilis album keenamnya yang bertajuk ‘Jadi Milikku’ dengan single  ertama berjudul “Cinta Mati” ciptaan Irfan Aulia. Kini Marcell kembali merilis single keduanya yang berjudul “Belahan Jiwaku”, sebuah lagu bernuansa pop ballad ciptaan Erick Cahaya Indra.

Diaransemen dengan sangat apik oleh Rishanda Singgih, pengisian gitar oleh Mecko Kaunang yang juga putra dari musisi rock senior Indonesia Arthur Kaunang, pengisian drum oleh Hendro Gunawan serta pengarahan vokal oleh Rully Worotikan, suara khas Marcell melebur indah dengan lirik yang berkisah tentang hubungan asmara sepasang kekasih yang bersandar pada pentingnya kesabaran dan pengertian.

Single “Belahan Jiwaku” ada di dalam album kelima Marcell yang telah dirilis bulan Agustus 2015 lalu di KFC dan juga tersedia versi digitalnya di iTunes.

LYLA“Ga Romantis”

image002Trinity Optima – 10 tahun sudah LYLA berkarya dan mewarnai musik Indonesia dengan lagu-lagu hits mereka. Band asal Pekanbaru yang terbentuk sejak tahun 2006 silam ini, berhasil mengukir catatan prestasi yang jempolan selama berkarier dengan menghasilkan 4 album yaitu “Yang Tak Terlupakan” (2008), “Lebih Dari Bintang” (2010), “Dengan Hati” (2013) dan “Dunia Sempurna” (2014).

Di tahun 2015 lalu, LYLA kembali merilis album ke-5 mereka yang diberi judul ‘Ga Romantis’. Di album ini, LYLA hadir dengan energi baru dengan menyuguhkan banyak genre dari Funk, Reggae, Blues hingga musik etnik Indonesia, ditampilkan LYLA sebagai proses metamorfosa dan pendewasaan dalam bermusik. Ditambah hadirnya tiga orang produser musik hebat yaitu Krisna J. Sadrach, Stephen Santoso dan Ari Aru Renaldi, menambah kekuatan LYLA di album ini.

Meski sedikit berbeda dari album-album sebelumnya, LYLA tidak meninggalkan ciri khas mereka. Terbukti album ‘Ga Romantis’ ini diterima dengan baik oleh pencinta musik Indonesia, khususnya LYLA Community (sebutan bagi fans LYLA). Single pertama yang berjudul “Kehabisan waktu” bahkan berhasil mencuri perhatian dengan menjadi trending topic di social media pada hari pemutaran perdananya, yang saat itu dilakukan serentak di 200 radio seluruh Indonesia. Kemudian LYLA merilis single keduanya yang berjudul “Turis”, di lagu ini LYLA mengeksplor musik mereka dengan sentuhan reggae dan memasukkan unsur bunyi alat musik traditional seperti ukulele. Album ini pun berhasil terjual lebih dari 200.000 copy sejak pertama kali dirilis pada akhir tahun 2015 lalu.

Kini LYLA kembali merilis single ketiga dari album ‘Ga Romantis’, dengan lagu yang berjudul sama seperti judul albumnya, “Ga Romantis”. Lagu yang diciptakan oleh Naga ini bercerita tentang permintaan maaf seseorang kepada kekasihnya karena merasa dirinya bukan tipikal orang yang romantis. “Idenya datang dari pengalaman pribadi. Jadi waktu pengerjaan album ini kan menghabiskan banyak waktu di studio dan sering pulang pagi. Sampai suatu hari aku pulang pagi, Istriku berangkat kerja. Pas bangun siang, aku baru inget kalau hari itu istriku ulang tahun. Perasaan bersalah itu menjadi ide di lagu ini”, ucap Naga.

Walau ada kata ‘romantis’, lagu ini justru tidak berkesan romantis dan melankolis. Dibantu Stephan Santoso sebagai music director, LYLA membuat lagu ini dengan musik yang sedikit upbeat dan menghentak. Dengan daya tarik lagu pada kandungan liriknya yang cerdik, “… Aku ga mau jadi mataharimu, karna itu akan membuat ku jauh. Aku ga mau jadi bintang-bintangmu, walau indah itu juga kan jauh. Yang aku mau menjadi udaramu, selalu setia tiap hela nafasmu…”, lagu ini berpotensi jadi anthem bagi para cowok yang ingin meyakinkan pacarnya bahwa romantis bukan satu-satunya pengukur rasa cinta.

Di tahun ke-10 berkarier di dunia musik, LYLA berencana akan mengelar konser 1 dekade yang akan digelar pada bulan Agustus 2016 nanti. “Harapan kami di tahun ke-10 perjalanan karier LYLA, kami masih bisa terus memberikan karya terbaik kami, lagu-lagu kami semakin bisa menghibur banyak orang dan konser 1 dekade nanti bisa berjalan lancar. Doain yah…”, tutup Naga.

Ga Romantis (Lirik)

Tak pernah ku memberi mawar merah

Atau sebait puisi yang indah

Perlahan kulihat kau mulai gerah

Ku takut kau jadikan ku sejarah

 

Bila kau marah

Janganlah engkau pergi

Tetaplah disini dengarkan ku bernyanyi

 

Aku ga mau jadi mataharimu

Karna itu akan membuat ku jauh

Aku ga mau jadi bintang bintangmu

Walau indah itu juga kan jauh

 

Yang aku mau menjadi udaramu

Selalu setia tiap hela nafasmu

 

Aku ga romantis

Maaf aku ga romantis

Maaf aku ga romantis

Maaf aku ga romantis